Online betting URL_Mobile lottery betting_Baccarat registration

  • 时间:
  • 浏览:0

BTexas Hold'em Texas Hold'em Rules Sizerules Sizeagaimana rasanTexas Hold'em Rules Sizeya menyakiti hati dengan tiba-tiba saja Texas Hold'em Rules Sizepergi?

Kau pernah bilang, sulit bagi orang lain menggantikan posisiku dihatimu.

Lalu bagaimana?

Bagaimana rasanya mengingkari janji setelah pernah begitu meyakinkan?

Bagaimana rasanya meninggalkan seseorang yang pernah begitu kau sayangi, dan kau tahu ia masih begitu besar menyayangimu?

Bagaimana rasanya mengabaikan setelah pernah begitu takut kehilangan?

Nyatanya kau datang hanya sesaat setelah aku berpikir kaulah orang yang tepat.

Nyatanya kau datang hanya sekedar mampir setelah aku percaya rasa sayangku sedang deras-derasnya mengalir.

Lalu,

Apalah arti dari sebuah ungkapan 'aku sayang kamu', jika yg tertinggal dari itu hanyalah sebuah luka yg tidak berkesudahan?

Lantas bagaimana?

Sudah.

Jika nyatanya bukan lagi aku alasanmu bahagia melihat dunia, satu-satunya yang bisa aku lakukan hanyalah berusaha melepas meski hatiku belum mampu sepenuhnya ikhlas. 

Bahagia, kah?

Tentu.

Jika pada saatnya nanti kau membaca ini, percayalah, ada tetesan air mata yg menggenangi setiap kata demi kata yg aku tulis di atas meja ini. Kecewa, sedih, marah, gemetar, rasa tak percaya, patah hati, luka, semuanya bercampur menjadi satu.

Aku masih selalu terjaga pada malam-malam hariku, sebab aku takut, tidurku membawa aku pada mimpi yg lebih buruk dari sekedar ini. Aku bahkan sempat berharap tidak lagi diberi kesempatan untuk bisa melihat dunia. Karena barangkali itu lebih baik daripada saat membuka mata, aku disadarkan dg kenyataan bahwa dihatimu aku sudah bukan siapa-siapa.

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Kau pernah bilang, hidup dan duniamu adalah aku.

Benar, bukan? 

Aku mengira, segala yang pernah kau ucap dan kau perbuat adalah bukti tulusnya engkau menyayangiku. Entahlah, entah kamu yang terlalu berbakat atau aku yang bodohnya kelewat hebat.

Semoga ini cukup untuk menjelaskan seperti apa aku saat ditinggalkan olehmu ketika hatiku meyakini sedang berada dlm puncak mencintaimu.

Bagaimana rasanya melambaikan tangan setelah pernah begitu erat menggenggam kedua lengan?

Barangkali hatimu memang sudah tidak disini. Rindumu mungkin sudah ia yang memiliki. Candamu, tawamu, suka dan dukamu, mungkin sudah bukan lagi untuk dibagi padaku.

Bagaimana rasanya berkata 'aku sudah menyayangi dia' setelah pernah mengatakan 'kau tidak perlu khawatir karena bagiku kau adalah segalanya' ?

Kau pernah bilang, kau sangat menyayangiku.

Kau pernah bilang, aku adalah segalanya bagimu.

Bagaimana caranya membuatmu mengerti bahwa kau sedang menyakiti? Pernahkah kamu berpikir bagaimana rasanya jadi aku?

Ah, rasa-rasanya kau juga tidak akan peduli. Sebab yang kau tahu kau harus bahagia.

Lalu dia datang, dan mengubah segala yg pernah kau katakan. Kau berbalik dan mulai melangkah pada jalanan yg berlainan arah. Kau lupa segala kata cinta yg pernah dg begitu mesra kau curahkan. 

Semudah itu ia kau persilakan masuk ke hatimu disaat segala perjuangan dan rasa sayangku seharusnya sudah memenuhi segala ruang di hatimu. Kau pergi disaat segala usaha dan cintaku masih deras mengalir dan menggebu-gebu untukmu.

Aku mencintaimu, dan aku kehilanganmu.

Bagaimana rasanya memperlakukan seseorang dengan amat sangat jahat sedangkan kau tahu ia selalu memperlakukanmu dengan berusaha menjadi kekasih yang hebat?

Dan, bagaimana rasanya dengan mudahnya memutuskan berpisah setelah pernah bermimpi untuk selalu bersama hingga nanti kita menikah?

Kau pernah bilang, kau hanya ingin aku.

Dan sepertinya kau telah mendapatkannya. Tidak peduli sedalam apa melukai, tidak peduli sehebat apa mengingkari, tidak peduli semenyakitkan apa meninggalkanku sendiri, kebahagiaanmu adalah yang paling utama kau tuju.

Jadi bagaimana?

Kau pernah bilang, bahagiamu hanya saat bersamaku.

Selamat berbahagia.

Selamat berbahagia, untukmu yang dengan bahagia melepasku begitu saja. Titip salam untuk dia, yg karenanya, membuat aku dihatimu kini sudah bukan lagi menjadi siapa-siapa.