Football betting network_Live Baccarat Platform_Baccarat Probability Play

  • 时间:
  • 浏览:0

MeskLive Dealer CasiLive Dealer Casinonoi pesLive Dealer Casinoan Sandra Dewi itu positif dan menLive Dealer Casinoyemangati para warganet yang masih jomblo di luar sana, toh tetap saja lo ada komen-komen nyinyir yang mengait-ngaitkan pilihan Sandra ‘memuaskan’ lantaran berduit. Padahal kan belum tentu, jodoh terbaik itu sekadar kaya raya. Mau sekaya apa pun, kalau kepuasan batin nggak terpenuhi ya percuma juga kan. Setuju nggak nih kamu sama Sandra Dewi?

Banyak kan dulunya warganet yang menganggap Sandra Dewi kok betah ya, sendiri melulu. Padahal ya cantik iya, keuangan juga sip. Ternyata terungkap doi sudah pacaran cukup lama dengan suaminya sekarang sebelum akhirnya memutuskan menikah dengan tema pernikahan impian. Duh, ini nih yang kadang suka nggak terpikirkan sama teman-teman di luar sana.

Akhirnya menikah di usia 33 tahun, sebelumnya Sandra sudah kenyang dituding ‘perawan tua’ sampai ‘cantik-cantik kok nggak laku’ oleh para warganet yang nyinyir. Padahal, bukannya nggak laku, Sandra Dewi lebih memilih bungkam di media sosial sebelum janur kuning mengembang daripada heboh pamer pasangan yang belum resmi melamar. Seperti apa sih isi unggahan Sandra Dewi di akun Instagramnya tentang pernikahannya? Simak ulasannya kali ini ya!

Pacaran 6 tahun, Sandra Dewi pantang menyebarluaskannya ke media dan warganet sebelum pasangan resmi melamar. Ya bukan apa-apa, baginya hubungan percintaannya adalah hal yang personal. Jadi ya orang mending tahu pas sudah kelar pre-wedding saja dan siap nikah. Bukan baru pacaran sehari trus unggah foto berdua bertubi-tubi di linimasa. Duh, ini mah…

Melalui unggahannya tersebut, Sandra Dewi angkat bicara soal kenapa doi memilih terlambat menikah. Salah satunya tentu demi kepuasaan dan kebahagiaan pribadi! Bukan karena nggak laku lo ya~

Masih banyak lo teman-teman di luar sana, yang suka sedih sendiri masih lajang atau belum punya pacar padahal di standar umur Indonesia sudah dianggap ‘ketuaan’. Padahal ya umur untuk menikah itu sangat relatif. Daripada memilih pasangan tergesa-gesa hanya karena takut dibilang perawan tua, kenapa nggak nggak nikmati saja masa-masa jomblo dan sabar menunggu jodoh terbaik. Eits, terbaik di sini bukan sekedar soal finansial saja tapi termasuk kematangan diri dan kesiapan mental ya.

Jodoh memang selalu jadi misteri. Dicari-cari, kadang malah nggak kunjung ketemu. Dicuekin, eh malah datang sendiri. Kadang cari jodoh pun suka diburu-buru, lantaran gerah sudah kepepet umur dan bosan ditanyain melulu. Tapi nggak buat Sandra Dewi, yang memilih ‘telat’ menikah demi kepuasan pribadi.